• Tsaqafah

    IBADAH HAJI ITU PANGGILAN

    Memaknai Panggilan dalam Ibadah Haji Pada lafazh talbiyah, nampak bahwa kedatangan jamaah haji adalah dalam rangka memenuhi panggilan Allah. Talbiyah adalah bacaan tertentu yang khas dilafalkan oleh jamaah haji di tanah suci sesaat setelah jamaah haji berniat ibadah haji. Lafazh talbiyah dibaca lantang dan terus menerus oleh jamaah haji hingga melontar jumrah aqabah pada 10 Dzulhijjah. Kalimat talbiyah yang masyhur dilafalkan oleh Rasulullah dan para sahabat adalah: لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ Artinya, “Aku datang memenuhi panggilan-Mu ya Allah. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu. Aku datang memenuhi panggilan-Mu. Sungguh, segala puji, nikmat, dan…

  • Tsaqafah

    Seputar Pemanfaatan Tanah Wakaf

    Soal: Bolehkah membangun tempat bisnis di atas tanah wakaf? Jawab: Tanah wakaf hanya boleh dipakai sesuai niat dan tujuan muwaqqif mewakafkan tanah tersebut Kalau wakafnya untuk pendidikan sekolah/pesantren, berarti hanya boleh digunakan untuk pendidikan sekolah/pesantren saja. Boleh juga membangun kantin, dapur, kamar mandi, dll karena semua itu sebagai taba’iyyah penyempurna tempat pendidikan sekolah/pesantren, wa laisa maqsudan bidzatihi. Soal: Bagaimana dengan memproduktifkan harta wakaf? Jawab: Pertama, memproduktifkan harta waqaf menurut para ulama adalah boleh. Keuntungan dari waqaf produktif tsb dikembalikan untuk perkara yang menjadi tujuan wakaf (pesantren). Kentungan yang dimaksud adalah semua pemasukan (iuran pendidikan, kegiatan usaha, dll) dikurangi oleh beban-beban (gaji guru, karyawan, sarpras, beban usaha, dll). Kedua, kita boleh…

  • Tsaqafah

    APAKAH KHILAFAH BUKAN SISTEM BAKU?

     Pendahuluan Islam adalah sistem kehidupan yang lengkap. Ajaran Islam itu mencakup semua hal. Hal itu sebagaimana firman Allah dalam al-Quran Surat Al-Nahl Ayat 89. Abdullah Ibn Mas’ud ra menjelaskan, sebagaimana dikutip oleh al-Hafizh Ibn Katsir dalam tafsirnya, “Sungguh Dia (Allah) telah menjelaskan untuk kita semua ilmu dan semua hal”.[1] Ayat ini menegaskan bahwa Allah melalui al-Quran telah menjelaskan semua hal, tentu termasuk hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Hanya saja, sebagaimana dikabarkan dalam hadits Nabi, simpul (urwah) penting pemerintahan Islam itu justru yang pertama kali lepas. Inilah sebabnya umat menjadi asing dengan salah satu ajaran Islam ini. Maksud kalimatوَأَوَّلُهُنّ نَقْضًا الْحُكْمُ) ) dalam hadits riwayat Imam Ahmad adalah…

  • Adab

    DIANTARA ILMU YANG MAHAL ADALAH SADAR DIRI

    Saya pernah menyimak guru saya mengutip nasihat Ibn Hajib al-Maliki yang berkata: ﻣﻦ ﻛﺎﻥ ﻓﻲ ﻧﻔﺴﻪ ﺷﻲﺀ ﻓﻬﻮ ﻋﻨﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻻ ﺷﻲﺀ “Siapa yang merasa dirinya hebat, maka ia di sisi Allah tidak bernilai sama sekali.” Nasihat Abdullah Ibnu Mas’ud رضي الله عنه berikut in sya Allah sudah familar: لَيْسَ الْعِلْمُ بِكَثْرَةِ الرِّوَايَةِ وَلَكِنَّ الْعِلْمَ الْخَشْيَةُ “Ilmu bukan berupa banyak riwayat. Tetapi ilmu adalah rasa takut (khasyah).” Namun kenapa sulit sekali nampak pada diri para pembelajar? Inilah esensi dari adab.  Benar, seorang ahli hikmah ada yang mengatakan: إخفاء العلم هلكة وإخفاء العمل نجاة “Menyembunyikan ilmu adalah kehancuran, sedangkan menyembunyikan amal adalah keselamatan.”  (Ibn Abdil Barr, Jami’ Bayan al-Ilm wa Fadhlih)…

  • Tsaqafah

    IDULFITRI DAN MAKNA KEMENANGAN

    Pendahuluan Sepanjang Ramadhan tahun 1443 H berbagai ketidakadilan yang menimpa umat Islam masih terjadi. Bahkan berbagai kebijakan yang memberatkan rakyat datang silih berganti. Di luar negeri, kaki-kaki kotor tentara Israel menodai kehormatan Masjid Al-Aqsha yang diberkahi. Kita menjalankan ibadah Ramadhan masih dalam suasana sesak karena dihimpit oleh berbagai macam kezhaliman. Lantas bagaimana kita memaknai kemenangan Idulfitri? Sesungguhnya kemenangan Idulfitri adalah saat kita naik derajat menuju tingkatan takwa, baik ketakwaan dalam konteks personal maupun kolektif.   Makna Kemenangan dalam Idulfitri Ibadah puasa di bulan Ramadhan akan segera berakhir. Umat Islam akan merayakan Hari Kemenangan. Kemenangan bukan ditandai dengan perlengkapan hidup yang serba baru, namun takwa yang menjadi baru (meningkat). Oleh karenanya,…

  • Hadits,  Syarah Hadits

    Inspirasi Hadis “Dua Junnah”

      SYARAH HADIS – Pembahasan terkait dengan imamah atau Khilafah tersebar dalam banyak hadis Nabi dan ratusan kitab para ulama ahlus sunnah wal jama’ah. Setelah memeriksa kitab-kitab hadis, kata “junnah” ternyata hanya digunakan pada dua hal: puasa dan pemimpin. Ini sangat menarik. Puasa adalah Perisai Puasa adalah ibadah yang istimewa karena memiliki banyak keutamaan. Di antara keistimewaannya yaitu puasa merupakan perisai bagi seorang muslim. Dalam sebuah hadis, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, الصِّيَامُ جُنَّة “Puasa adalah perisai.” (HR Bukhari dan Muslim) Adapun  yang dimaksud puasa sebagai (جُنَّة) (perisai) adalah puasa akan menjadi pelindung yang akan melindungi bagi pelakunya di dunia dan juga di akhirat. Di dunia akan menjadi pelindung…

  • Tsaqafah

    Pelajaran Perang Badar Kubra

    Pelajaran Perang Badar Kubra Pada 17 Ramadhan 1443 H, Masjid Al Azhar mengadakan Ihtifal Bighazwah Badr al-Kubra, yaitu satu acara dalam rangka memperingati momen Perang Badar Kubra. Salah satu muhadhir dalam acara tersebut adalah al-‘Allamah al-Muhaddits Prof. Dr. Ahmad Ma’bid Abdul Karim hafizhahullahu. Dalam penjelasannya, beliau menjelaskan bahwa diantara pelajaran penting dari Perang Badar adalah: 1. Pembentukan individu mukmin dengan akidah yang kokoh. Akidah yang hanya menyandarkan semuanya kepada Allah. Allah sebagai satu-satunya tempat bersandar dan memohon pertolongan. Sementara akidahnya orang-orang kafir Quraisy adalah “aqidah al-ghurur”, yaitu akidah kesombongan, kecongkakan dan arogansi. Mereka arogan karena memiliki semuanya (jumlah dan kekuatan), kecuali keyakinan pada Zat Yang Maha Perkasa. 2. Kekuatan doa,…

  • Tsaqafah

    Refleksi Nishfu Sya’ban: Momen Meningkatkan Ketaatan dan Menyudahi Permusuhan

    Pada bulan Sya’ban terdapat malam Nishfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban). Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pun memuliakannya, sebagaimana disebutkan dalam sabda-Nya: يُطَلِّعُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إلاَّ لمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ “Allah Tabaraka wa Ta’ala memperhatikan makhluk-Nya di malam Nishfu Sya’ban, kemudian mengampuni semua dosa makhluk-Nya, kecuali orang musyrik dan saling bermusuhan.” (HR. Ibnu Hibban) Inilah momen penting bagi orang yang melakukan kesalahan dan melalaikan hak Allah, agama, dakwah dan kewajiban-Nya. Inilah momen untuk menghapus dendam dalam hati kepada saudara-saudara kita. Maka, tak ada tempat bagi pendendam, pendengki dan orang yang saling bermusuhan. Karena itu, ucapan yang keluar dari lisan kita adalah: رَبَّنَا…

  • Tsaqafah

    TAJDID AL-DIN VERSUS MODERNISASI AGAMA

    Pendahuluan Belakangan ini, ramai diarusutamakan gagasan moderasi agama. Sebuah gagasan beragama secara moderat. Jauh sebelum itu, dipromosikan juga gagasan modernisasi agama, yaitu gagasan beragama secara modern. Agama (Islam) harus adaptif dengan tatanan dunia global yang metropolitan. Cara berislam yang bersikeras berpegang teguh pada ajaran Islam, menginginkan tegaknya sistem Islam, dan menolak budaya Barat, dianggap kuno dan tidak berkemajuan. Standar modernisasi bukan lagi pada aspek teknologi, namun penerimaan pada pemikiran dan budaya Barat. Oleh karenanya, ortodoksi fikih Islam harus ditinjauulang. Benarkah modernisasi semacam itu memiliki landasan normatif dalam Islam berupa konsep tajdid? Untuk menjawab pertanyaan itu, tulisan ini disusun.   Konsep Tajdid al-Din dalam Islam Kata “jadid” digunakan dalam al-Qur`an dan…

  • Tsaqafah

    MEMPELAJARI TSAQAFAH ISLAM HARUS MENDALAM

    Definisi dan Cakupan Tsaqafah Islam Tsaqafah Islam adalah berbagai pengetahuan (ma’arif) dimana keberadaan akidah Islam adalah sebab (asas) dalam pembahasannya. Pengetahuan tersebut bisa mengandung topik akidah Islam, seperti ilmu tauhid; bisa juga berupa pengetahuan yang berpijak pada akidah Islam, seperti fikih, tafsir dan hadits; dan bisa juga berupa pengetahuan yang terkait dengan pemahaman yang terpancar dari akidah Islam, yakni berbagai pengetahuan yang menjadi syarat ijtihad dalam Islam, seperti ilmu bahasa Arab, musthalah hadits dan ushul fikih. Semuanya termasuk tsaqafah Islam, karena akidah Islam menjadi asas dalam pembahasannya.[1] Sumber rujukan tsaqafah Islam adalah al-Quran dan al-Hadits. Akidah Islam mengharuskan merujuk kepadanya dan terikat dengan keduanya. Al-Quran memerintahkan kaum muslim agar mengambil…